Garden of Words ~Kotonoha no Niwa ~ 言の葉の庭

Another masterpiece from Makoto Shinkai. 🙂

Film ini berkisah tentang seorang siswa SMA bernama Takao Akizuki dan pertemuannya dengan seorang wanita misterius setiap pagi hujan di taman kota. Akizuki sangat menyukai hujan di pagi hari sampai dia rela membolos di jam pelajaran pagi hari untuk bisa menyendiri di taman kota sambil menggambar desain-desain sepatu yang merupakan impiannya untuk menjadi seorang pembuat sepatu profesional.

Kotonoha no Niwa ~ Garden of Words

Kotonoha no Niwa ~ Garden of Words

Pada suatu hari, dia bertemu dengan seorang wanita misterius di taman itu. Dia pun bertemu lagi keesokan harinya saat pagi hujan. Lama kelamaan mereka pun terlibat percakapan demi percakapan. Tampaknya wanita itu selalu datang ke taman tiap pagi meski hari tidak hujan. Mereka sering bertemu di taman itu, sampai tanpa terasa beberapa bulan berlalu. Namun, tak satupun dari mereka mengenalkan identitas masing-masing. Mereka hanya menikmati percakapan mereka di pagi hujan, saat mereka berbagi hal-hal lain tentang mereka. Sampai pada akhirnya Akizuki ingin membuat sepatu pertamanya untuk wanita itu. Sampai musim semi pun berlalu. Musim berganti menjadi musim panas. Tidak ada hujan di pagi hari namun wanita itu tetap berada di sana setiap pagi karena di sanalah tempat dia merasa paling nyaman. Akizuki mengisi hari-harinya dengan kerja paruh waktu dimana teman-temannya sibuk berlibur menghabiskan liburan musim panas. Dia memerlukan biaya besar untuk masuk ke sekolah kejuruan untuk memperdalam ilmunya tentang pembuatan sepatu. Selain itu, dia juga berusaha keras untuk membuat sepatu pertamanya yang akan dia berikan kepada wanita misterius yang sering ia temui di taman. Meski Akizuki tak pernah kembali ke tempat itu lagi selama musim panas, mereka berdua sama-sama berharap agar hari kembali hujan dan mereka bisa bertemu lagi.

Meski film ini hanya terdiri dari 46 menit, namun film ini berhasil menampilkan banyak pesan. Selain itu, sepanjang film, penonton disuguhi dengan gambar yang cantik bagaikan gambar asli. Shinkai begitu detail dalam menggambarkan setiap adegan, setiap helai daun, setiap rintik hujan, bahkan setiap orang digambarkan bergerak meski tokoh utama sedang menjadi pusatnya. Tidak seperti pada anime umumnya dimana para figuran terkadang terpaksa harus freeze karena animator lebih fokus pada tokoh utama yang sedang bercakap-cakap. Menonton film ini bagaikan menonton film hasil shooting yang nyata.

garden 1

garden 2

garden 3

garden 4

garden 5

garden 6
Selain itu, penonton juga dimanjakan oleh instrumental piano yang dengan sangat apik dimainkan oleh Kashiwa Daisuke yang bisa didengarkan secara lengkap di sini. |

Special thanks to @KurKur yang sudah memberi tahu saya tentang film ini. Ini lebih-lebih-lebih menyenangkan dan tidak beresiko gagal move on seperti setelah melihat Byousoku Go Senchimetoru a.k.a 5 cm per second. >.<

Advertisements

Mari berdiskusi... :)

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s