IDIOM – Speak of the Devil

Mari belajar bahasa Inggris! Kali ini kita akan membahas salah satu bagian dari bahasa yaitu IDIOM. Idiom bisa ditemukan  di berbagai bahasa mana pun di dunia. Idiom adalah suatu susunan kalimat yang artinya berbeda jauh dari arti yang sebenarnya. Seperti yang dicontohkan oleh idiom ‘speak of the devil’. Speak of the devil bukan berarti ‘omongan setan’. Arti dan penggunaannya bisa disimak sbb:

diambil dari reallifeglobal.com

diambil dari reallifeglobal.com

Continue reading

Tagalog vs Jowo

Tahun lalu, bertepatan dengan ulang tahun 21, saya berkesempatan untuk berpartisipasi dalam kegiatan Indonesia-Philippines Youth Exchange Program (Batch #3) yang diadakan di Ateneo de Manila University, Manila. Banyak kegiatan mengasyikkan yang kami (ber 20 delegasi dari berbagai universitas di Indonesia) lakukan di sana, salah satunya, yang paling saya sukai adalah ‘belajar bahasa Tagalog.’
Teman-teman Filipino bilang, bahasa Tagalog mirip Continue reading

Water Guava vs Water Apple

Water Guava vs Water Apple

Apa bahasa Inggrisnya jambu air? Dengan ragu, water guava-lah yang muncul di kepala. Secara, jambu= guava, air= water. Dan karena struktur kata benda dalam bahasa Inggris itu adalah DM (bukan MD seperti dalam bahasa Indonesia), susunannya pun dibalik jadi water guava. Namun saya bingung juga, karena tidak selalu nama-nama benda seperti ini memiliki ide yang sama di bahasa lain. Orang Indonesia mungkin melihat si jambu air ini lebih mirip jambu daripada apel. Namun, orang Inggris berpendapat lain. Mereka menganggap si jambu air ini sodaraan dengan apel. Jadilah, bahasa Inggris yang tepat dari si jambu air ini adalah water apple.
Tidak terima? Saya orang Indonesia dan saya tidak terima. Tapi hey, bahasa bukan barang dagangan di pasar. Tidak bisa ditawar-tawar kecuali mau bingung bin salah paham dengan si empunya bahasa alias native speaker.
Sebenarnya agak memalukan juga baru mengetahui hal ini. Tapi, namanya juga masih belajar.
Anda sudah tahu? 😀

p.s.
false cognates
Adults, too, find amusement, joy, and frustration in lexical correspondences and contrasts between language they are learning (Hatch and Brown, 1995: 126).