Pengalaman Membawa Bayi Naik Pesawat

Pada tanggal 15 Februari kemarin, kami sang ortu nekat aji mumpung pak su libur sebulan, pergi ke Belitung. Kalau ke sananya setahun lalu tentu nggak ada masalah. Bakal jadi semacam hanimun ke dua #etdah. Taaaapiiii… bagaimana kalau liburan ke pulau bawa BAYI. Yup, you read it right, baby. B-A-Y-I.  Continue reading

Advertisements

Mereka Para STAN-ers

Sedari dulu heran bener sama ini kampus. Segitu bekennya STAN sampai yang daftar bisa mencapai ratusan ribu orang sementara yang diterima hanya berkisar lima ribuan saja? Bimbel-bimbel menjamur menawarkan kursus khusus untuk membobol seleksi STAN yang ketat. Dengan asumsi kuliah tentang tetek bengek ekonomi, perpajakan, dan urusan duit perduitan lainnya, kalau nggak bener-bener passion, siapa sih yang mau ngurusin duit negara?? Nggak mau lah terpenjara dalam kerja yang bukan minatku! Continue reading

Cara Membatalkan Tiket Kereta Api

Bersuamikan orang rantau membuat saya semakin akrab dengan perjalanan darat memakai jasa Kereta Api. Karena selain ketepatan waktunya bisa diandalkan (yeyeyeye PT. KAI! 😀 ), harga tiket relatif stabil dan tidak membuat kantong bolong. Meski harga tiket akhirnya naik ratusan persen, tapi setidaknya lebih murah daripada pesawat non promo (masih masa berjuang 😀 ).  Continue reading

Incredible Journey ~ Iklan Komersial Susu Friso

Beberapa waktu ini sering saat menonton TV ada iklan yang both eye catching dan ear catching banget: Iklan Komersial Susu Friso! Suasana musim gugur mengiringi pertumbuhan buah hati (perempuan mana yang nggak kyun kyun hatinya ❤ ) serta lirik lagu yang bagus banget.

cuplikan iklan Susu Friso

cuplikan iklan Susu Friso

Maka jiwa kepo saya pun langsung menyala-nyala. Googling ke sana ke mari mulai dari download mp3-nya, liriknya, dan sampai profil penyanyinya. Dan ternyata dia bukan  native English! Semoga memang Bai Ann yang ini hehe. Continue reading

My Family (A Series of Comedy of My Life)

HI EVERYONE, I MAKE A GRANDIOSE COME-BACK!

Semua postingan-postingan ini saya dedikasikan kepada para penggemar saya yang setia, para stalker, dan para-para yang lain… Teman? Oh iya, teman yang sering baca dan memberi penyemangat agar saya rajin nulis di blog.

Untuk sekali lagi membangkitkan semangat saya menulis blog, kali ini akan saya tuliskan lagi kejadian-kejadian random yang terjadi disekitar saya. Kali ini tentang keluarga. *hug satu2* Continue reading

Lagi dan Lagi (A Series Comedy of My Life)

Sudah berapa lama sejak terakhir post ya?

Banyak pikiran yang hendak dituangkan ke dalam tulisan panjang (bukan semata 140 karakter twitter atau di facebook yang rata-rata pembacanya males baca tulisan panjang :p). Blog memberikan ruang dan ujian kepada tukang kepo yang sebenarnya, yang dengan gigih mampu membaca berderet-deret paragraf dari yang serius sampai yang kacau seperti ini (mulai salah arah -_-).

Ohya, sebagai pemicu semangat ngeblog lagi, hari ini saya putuskan untuk menuliskan hal-hal random, yang mungkin tak layak untuk dipublish (secara keseriusan, klo konten insyaAllah lolos KPI :D).

Ohya kemarin dapet kenalan baru. Ceritanya kumpul-kumpul sama Continue reading

Jamur di Tepi Jalan

POKOH, WONOGIRI. Tepat dua tahun simbah putri (dari bapak) meninggal. Hari itu, saya dan bapak mampir ke makamnya di Pokoh Kidul. Simbah kakung dan putri dari bapak dikuburkan di makam yang dekat dengan rumah Bulik. Waktu itu sebenarnya saya agak angot-angotan mau ke makam karena harus jalan kaki mendaki gunung lewati lembah dari rumah Bulik. Jalannya lewat sawah, kebun, sungai, dan aneka perbecekan lainnya.Babe mengingatkan, “Cucu kesayangan, lho,”. Akkk, jleb. Berangkat. Continue reading

Penting Nggak Penting (A Series of Comedy of My Life)

Sekali lagi saya diingatkan tentang betapa tidak njawani-nya wajah dan pakulitan saya. Perdebatan yang penting nggak penting seringkali terjadi di sekitar. Penting karena saya jadi ikutan penasaran, nggak penting karena apa pengaruhnya jika memang saya bukan berdarah Jawa? Jika dirunut dari sejak saya lahir, banyak kejadian lucu karena kesalahpahaman tentang apa sebenarnya etnis saya Continue reading

Motor

Sore hari kemarin, saya baru dalam perjalanan pulang dari Singosaren ke Kentingan, Solo. Naik pleki, kambing hitam saya, si motor. Sepanjang perjalanan bayangan Kota Solo 2-3 tahun yang lalu berseliweran. Banyak motor sih, hanya saja tidak sebanyak sekarang. Yang paling gampang adalah membandingkan kondisi parkir halaman Gedung E FKIP UNS tempat saya menuntut ilmu. Dulu, saat saya masih unyu-unyu semester awal (sekarang juga masih unyu >.<) parkiran hanya sebatas tempat parkir di dekat Kantin Yusri. Ada sih yang parkir di sebelah halaman baratnya, tapi tidak sebanyak sekarang. Yang sampai harus parkir di gang-gang karena sampai halaman sudah penuh sesak. Continue reading