Pengalaman Membawa Bayi Naik Pesawat

Pada tanggal 15 Februari kemarin, kami sang ortu nekat aji mumpung pak su libur sebulan, pergi ke Belitung. Kalau ke sananya setahun lalu tentu nggak ada masalah. Bakal jadi semacam hanimun ke dua #etdah. Taaaapiiii… bagaimana kalau liburan ke pulau bawa BAYI. Yup, you read it right, baby. B-A-Y-I.  Continue reading

Advertisements

Trilogi Liburan Akhir Tahun 2014 ~ Bagian III: Surabaya-Madura

Tibalah di bagian terakhir dari perjalanan panjang ini. Sebenarnya sih tidak lama, hanya beberapa kabupaten dijelajahi selama 3 hari 😀 dipadetin banget. Kereta Mutiara Timur Malam membawa kami selama 6 jam dari Stasiun Rogojampi menuju Stasiun Gubeng, Surabaya. Dua dari rombongan tetap tinggal di Surabaya, 12 kembali ke rumah masing-masing yang berada di kisaran Solo-Jogja dengan menaiki Kereta Pasundan, dan 5 lainnya (termasuk saya dan suami) masih melanjutkan misi menaklukan Surabaya dalam 12 jam! 😀 Continue reading

Trilogi Liburan Akhir Tahun 2014 ~ Bagian II: Taman Nasional Baluran

Puas mendaki Gunung Ijen, rombongan kami berpindah lokasi menuju Taman Nasional Baluran yang terletak di Kabupaten sebelah utara Banyuwangi yakni Kabupaten Situbondo. Sebenarnya saya juga nggak paham betul kenapa bisa pindah Kabupaten hanya dalam jarak yang menurut saya dekat. Namun, begitu yang dikatakan Google saat saya melakukan pengecekan. Jadi ya apa boleh buat #eh Continue reading

Trilogi Liburan Akhir Tahun 2014 ~ Bagian I: Kawah Ijen :D

Liburan ini memang sudah direncanakan sejak lama. Kalau tidak salah setelah lamaran, mas calon suami sudah mendaftarkan saya untuk ikut dalam kegiatan jalan-jalan teman-temannya yang tergabung dalam Javenture (entah apa maknanya saya hanya bisa menerka-nerka 😀 ). Dan akhirnya, tanggal 25 Desember 2014 pun tiba! Kawah Ijen, Taman Nasional Baluran, Surabaya: I’m coming!!!Continue reading

Gunung Lawu dari Kejauhan (Dari Girimarto, Wonogiri)

Gunung Lawu dari Kejauhan PART II (Dari Girimarto, Wonogiri)

Kalau kemarin sempat memposting foto Gunung Lawu dari barat, sekarang dari selatan. Sama-sama cantik.
Di sekitar gunung ini saya tinggal dan hidup.
Setiap kali pulang dari kampus saat langit cerah, gunung ini yang terlihat di ufuk timur. Setiap kali pulang ke rumah, di antara sawah-sawah dan jalan lurus menanjak di Desa Dondong, gunung ini juga yang terlihat. Bahkan ketika pulang dari sholat Idul Adha di masjid kemarin, gunung ini sekali lagi pamer kecantikan. Gunung Lawu…..

Gunung Lawu dari Kejauhan (Belakang Terminal Tirtonadi Solo)

belakang terminal tirtonadi

Jarang-jarang bisa melihat pemandangan langit pagi yang begitu indah. Bukan berarti saya malas bangun pagi, hanya saja pagi hari bukanlah waktu untuk keluar dan melihat-lihat pemandangan. Namun, kesempatan mengantarkan kakak kos ke Terminal Tirtonadi untuk pulang ke kampung halamannya di Cilacap kali ini membawa kebahagiaan tersendiri.
Tak hanya Gunung Lawu di pagi hari yang terlihat menawan. Langit berwarna biru kemerahan membuat saya melambatkan laju motor yang saya kendarai. Sengaja saya memngambil jalan memutar dan menemukan bahwa di beberapa tempat bahkan si Gunung Lawu itu terlihat lebih besar (hanya saja karena di jalan raya jadi tidak bisa sembarangan mengambil gambar :p).
Ternyata lagi, di depan SMA N 1 Solo, ada tenda Gudeg Ceker yang sudah ramai dikunjungi orang. Bahkan tukang parkir yang biasanya datang siang pun sudah sibuk mengatur mobil dan motor yang terparkir. Atau mungkin memang tenda itu hanya buka pagi, ya? Entahlah, pikiran ini sedang disibukkan oleh indahnya pemandangan pagi. 🙂
Pemandangan ini bisa pasti akan saya rindukan suatu hari nanti jika nasib membawa saya pergi dari Kota Solo tercinta ini. 🙂

Exploring Bangkok

Image

 

Tahun lalu (tepatnya tanggal 20-24 September 2012) saya mendapatkan kesempatan berpartisipasi di event APMUN 2012 yang bertempat di Kota Bangkok, Thailand. Acara tersebut merupakan simulasi sidang PBB yang diadakan atas kerjasama AIT, UNESCO, ARCMDG, UN ESCAP, dan Royal Thai Government.

Sebelum acara, saya sengaja datang dua hari lebih cepat untuk bisa menikmati suasana Bangkok terlebih dahulu. Continue reading